Rabu, 06 Maret 2013

ZERO DARK THIRTY (2012)


Jessica Chastain praktis bermain sendirian dalam sebuah film epik dan detail berdurasi hampir 3 jam yang menggambarkan tentang penangkapan yang akhirnya berujung pembunuhan terhadap seorang tokoh teroris yang menempati urutan pertama dalam list orang paling di cari Amerika yang diyakini adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam peristiwa 9/11, yaitu Osama Bin Laden.
            Setelah peristiwa yang 9/11, CIA mengerahkan segala upaya untuk menangkap Osama Bin Laden ( OBL ), namun dengan tingkat kelicinan yang luar biasa, usaha yang dilakukan selama bertahun-tahun dan menghabiskan banyak biaya tersebut sama sekali tak membuahkan hasil.Walau telah menginterogasi dengan menggunakan teknik penyiksaan yang sadis, informasi yang didapat tak pernah berhasil menghantarkan mereka sampai ke sosok legendaris tersebut, malahan banyak Agen CIA sendiri yang harus meregang nyawa dalam tugasnya karena berhadapan dengan para teroris yang tak takut mengorbankan  nyawanya agar sang pimpinan tak dapat ditangkap .Maya ( Jessica Chastain ) adalah seorang agen CIA yang menghabiskan seluruh kariernya sebagai agen  untuk mencari  jejak sang buronan yang akhirnya menjadikannya sebagai obsesi hidupnya.Dimana puncaknya (seperti yang kita tahu), berakhir disebuah rumah di pakistan dalam penggerebakan tengah malam yang berhasil menewaskan sang gembong teroris.
            Durasi film yang hampir mendekati 3 jam ini memang berpotensial untuk membuat penontonnya merasa bosan karena sebenarnya minim aksi, praktis hanya 30 menit terakhir barulah adegan aksi digedor agar dapat mengakhiri cerita.Tapi nanti dulu, ini film nya Katherine Bigelow, yang sebelumnya dapat membuat kita terpana karena mampu mengolah tema tidak biasa tentang kehidupan  para penjinak bom di Hurt Locker menjadi sebuah tontonan yang tak biasa dan akhirnya berbuah Oscar sebagai sutradara terbaik bagi dirinya ( dan uniknya mengalahkan mantan suaminya, james cameron pada waktu itu ).Di tangannya, ZDT menjadi sebuah film dokumenter tentang pencarian informasi keberadaan OBL yang digambarkan dengan real.
Tidak seperti kritikan terhadap film-film intelejen Hillywood  yang menggambarkan bahwa negara Amerika adalah negara superpower dengan kemampuan sumberdaya manusia yang hebat, disini sang sutradara menggambarkan secara real bagaimana cara para Agen CIA mencari informasi dengan petunjuk-petunjuk yang paling kecil dan dengan cara-cara yang terkadang sangat kejam, namun juga harus menerima kenyataan bahwa banyak usaha yang mereka lakukan akhirnya menemui jalan buntu dan menimbulkan kefrustasian. Ya, adegan penyiksaan untuk mendapatkan informasi di paruh awal film memang memilukan hati kita, bagaimana demi sebuah informasi, manusia bisa menutup rapat-rapat mulutnya walau harus disiksa habis-habisan sampai melebihi batas kemanusiaan.
            Selama 2 jam, penggambaran Maya dan team nya menelusuri jejak, yang mana banyak diantaranya menemui jalan buntu, berhasil ditampilkan dengan tempo yang cukup mumpuni agar kita tetap terpaku dilayar kaca, tidak ada dialog-dialog panjang yang bertele-tele, semua adegan di taruh dalam urutan-urutan yang padat dan ringkas.Disinilah kehebatan Jessica Chastain menggambarkan perubahan jiwa Maya menjadi sebuah studi karakter yang menarik untuk diikuti.Dari seorang Agen wanita yang sepertinya lembut yang tak setuju dengan metode penyiksaan, Maya berubah menjadi seorang agen wanita yang sangat keras memperjuangkan obsesinya untuk menangkap sang buronan.Praktis hanya tokoh Maya yang teringat dikepala saya selama hampir 3 jam saya menonton film ini, selain tokoh Dan ( Jason Clarke ) yang memang langsung mencuri highlight di awal film karena perannya sebagai penyiksa.
            Overall, ZDT menunjukkan keberhasilan Kat Bigelow merangkai data-data ( yang mungkin diragukan keaktualannya) menjadi sebuah tontonan dokumenter yang ringkas dan padat, dan enak untuk dinikmati.What a great  Story Teller

4 komentar:

Nugros C mengatakan...

Wah..akhirnya nonton ZD30 juga kau bang,
it's my fav movie 2012 dah...
and Chastain killed it..sayang bgt gara2 senator pda kepo..nih film bner2 jadi anak tiri di award season, wtf?!

novry mengatakan...

hehe..contender oscar taon ini emang berat-berat..soalnya bagus2 semua..tapi Zdt memang haruz di akui adalah yang paling rapi naskahnya..hampir.tanpa cela.
top two dah bersama django sebagai yang paling menghibur ..

and ternyata favorite.gua si waltz beneran menang di supporting actor..i am sorry.. soalnya belon nonton PSH di the master..jd ga bisa bandingin haha..

Luthfi Prasetya Putra mengatakan...

Wah ini film bagus banget sih menurut gue. Gue juga bener-bener suka sama tokoh Maya yang diperanin dengan sangat bagus oleh Chastain. Sayang, Chastain belum bisa dapet Oscar kemarin, huft.

Boleh kita tukeran link bang? Link gue http://review-luthfi.blogspot.com/ . Terima kasih :)

novry mengatakan...

sipp..link added :)